Profile

English version:

Rahyang’s area of expertise is environmental campaigns with substantial experience in NGO settings, he is also an expert in sustainable development communication strategy in Indonesia. His passion for environmental issues brings him to work together with government, business, experts, civil society organizations, especially youth groups. He obtained a Bachelor of Agriculture from  Universitas Padjadjaran, Bandung (2007-2012) and a Master in Communication Science from Universitas Paramadina, Jakarta (2016-2019), which named him the Third Best Graduate at Paramadina Graduate School in 2019.

His vision is to contribute proactively  to make a world better place without plastic pollution and everyone has a role to change their behavior. Not only as a consumer, but also government and business are also responsible to change their behavior to create an ecosystem. His motto is “walk the talk, talk the walk”. Ask him directly how to elaborate this in your every day lives.

He is currently working as the National Coordinator of the Indonesia Diet Plastic Bag Movement, a non-profit association that encourages the reduction of single-use plastic through “ban the plastic bag” and “pay for plastic bags” advocacy campaign for a better environment. He is also incorporated into a member in a national and global organization; Steering Committee Member for Alliance for Zero Waste Indonesia (AZWI), Core Member for Break Free From Plastic Movement, Asia Pacific Advisory Committee Global Alliance for Incinerator Alternatives (GAIA), and a Network Coordinator for the UN Sustainable Development Solutions Network (SDSN) Youth – Indonesia.

He also involved in some consulting project, such as:

  1. A communication expert for Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), Jakarta (Indonesia)
    • Develop the communication plan for changing the narrative of plastic pollutions and its false solution.
    • Develop the communication plan and strategy for AZWI campaign.
  2. A communication expert for Bandung Environmental Agency, Bandung (Indonesia)
    • Assist Bandung Government to provide communication material kits for the shopping malls, modern retail, and traditional market management to implement plastic bag reduction.
    • Organize an offline and online campaign to support the transition phase of plastic bag reduction implementation.
  3. A communication expert for the Ministry of Tourism and Creative Economy, Jakarta (Indonesia)
    • Analyze communication activities conducted by the government and tourism business to promote the environmental issues.
    • Develop a communication strategy to promote zero waste management in tourism.

Bahasa Indonesia:

Bidang keahlian Rahyang adalah kampanye lingkungan dengan pengalaman di dunia LSM. Dia juga ahli dalam strategi komunikasi pembangunan berkelanjutan. Kecintaannya pada masalah lingkungan membawanya untuk bekerja sama dengan pemerintah, bisnis, pakar, organisasi masyarakat sipil, terutama kelompok pemuda. Rahyang meraih gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Padjadjaran, Bandung (2007-2012) dan Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Paramadina, Jakarta (2016-2019), yang menjadikannya sebagai Lulusan Terbaik Ketiga di Program Pascasarjana Paramadina tahun 2019.

Visinya adalah berkontribusi secara pro aktif untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik tanpa polusi plastik dan setiap orang memiliki peran dalam mengubah perilaku mereka. Tidak hanya sebagai konsumen, pemerintah dan dunia usaha juga bertanggung jawab untuk mengubah perilaku untuk menciptakan ekosistem yang mendukung terciptanya dunia tanpa polusi plastik. Motonya adalah “walk the talk, talk the walk“. Tanyakan secara langsung bagaimana menjelaskan hal ini dalam kehidupan sehari-hari!

Saat ini ia bekerja sebagai Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, sebuah organisasi nirlaba yang mendorong pengurangan plastik sekali pakai melalui kampanye advokasi “larangan kantong plastik” dan “kantong plastik tidak gratis” untuk lingkungan yang lebih baik . Ia juga tergabung dalam anggota organisasi nasional dan global; Steering Committee untuk Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), Core Member untuk Gerakan Break Free From Plastic, Asia Pacific Advisory Committee Global Alliance for Incinerator Alternatives (GAIA), dan anggota untuk UN Sustainable Development Solutions Network (SDSN) Youth – Indonesia.

Ia juga terlibat dalam beberapa proyek konsultasi, seperti:

  1. Tenaga Ahli Komunikasi untuk Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), Jakarta (Indonesia)
    • Mengembangkan rencana komunikasi untuk mengubah narasi pencemaran plastik.
    • Mengembangkan rencana dan strategi komunikasi untuk kampanye AZWI.
  2. Tenaga Ahli Komunikasi untuk Dinas Lingkungan Hidup Bandung, Bandung (Indonesia)
    • Membantu Pemerintah Kota Bandung menyediakan kit bahan komunikasi untuk pusat perbelanjaan, toko modern, dan pasar rakyat untuk melaksanakan pengurangan kantong plastik.
    • Menyelenggarakan kampanye offline dan online untuk mendukung fase transisi implementasi pengurangan kantong plastik.
  3. Tenaga Ahli Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta (Indonesia)
    • Menganalisis kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah dan bisnis pariwisata untuk mempromosikan masalah lingkungan.
    • Mengembangkan strategi komunikasi untuk mempromosikan pengelolaan zero waste dalam pariwisata.